Skip to main content

Sticky Advertisement

Agustaviano Sofjan Nahkodai IKA UNRI Jabodetabek Periode 2026–2030



Agustaviano Sofjan resmi dipercaya memimpin IKA UNRI Jabodetabek untuk periode 2026–2030. Ia terpilih secara aklamasi dalam forum Silaturahmi dan Musyawarah Besar (Mubes) yang digelar di Cafe Kendil Mas pada Sabtu (7/2).

Keputusan tersebut diambil berdasarkan kesepakatan 75 peserta yang hadir, mencerminkan dukungan solid dari para alumni Universitas Riau di wilayah Jabodetabek. Agustaviano menggantikan kepemimpinan sebelumnya yang diemban oleh Rahmat Hidayat.

Dikenal sebagai diplomat senior di lingkungan Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia, Agustaviano merupakan alumni FISIP Unri Jurusan Hubungan Internasional angkatan 1989. Rekam jejak kariernya antara lain pernah menjabat sebagai Direktur Pembangunan, Ekonomi, dan Lingkungan Hidup Kemlu pada 2019, serta Konsul Jenderal Republik Indonesia di Ho Chi Minh City, Vietnam pada 2021. Saat ini, ia mengemban tugas sebagai Diplomat Fungsional Madya.

Kegiatan Mubes turut dihadiri sejumlah tokoh alumni, di antaranya Ketua Umum IKA Unri Wan Muhammad Hasyim, Ketua IKA Unri Wilayah Timur Baidillah, Ketua IKA Unri yang juga Ketua Ikafe Unri Djonieri, serta Sekretaris Departemen Diklat IKA Unri Muchlis Ishaq.

Dalam arahannya, Wan Muhammad Hasyim menekankan pentingnya pola pikir progresif di kalangan alumni agar mampu menjawab tantangan zaman. Pada kesempatan yang sama, IKA Unri juga menyerahkan program beasiswa bagi mahasiswa berprestasi dengan IPK minimal 3,25. Program ini tidak hanya memberikan bantuan finansial, tetapi juga pendampingan (coaching) oleh para alumni senior yang berpengalaman.

Ucapan selamat dan harapan juga disampaikan Djonieri atas terpilihnya Agustaviano. Ia menilai pengalaman internasional yang dimiliki Agustaviano menjadi modal penting untuk mendorong kemajuan organisasi dan memperkuat kontribusi terhadap almamater.

Dalam sambutan perdananya, Agustaviano menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan. Ia mengajak seluruh alumni untuk bersinergi dan berkolaborasi dalam memperkuat peran IKA UNRI Jabodetabek.

“IKA UNRI Jabodetabek harus mampu menjadi penghubung strategis antara alumni, kampus, dunia usaha, dan pemerintah. Dengan begitu, kita bisa berkontribusi dalam pengembangan sumber daya manusia, ekonomi, budaya, lingkungan, hingga tata kelola pemerintahan,” ujarnya.

Melalui forum Mubes, juga dirumuskan sejumlah program prioritas ke depan. Pada bidang pendidikan dan pengembangan SDM, fokus diarahkan pada penyediaan beasiswa, program magang, serta pelatihan bagi mahasiswa dan alumni. Sementara di sektor sosial dan ekonomi, organisasi akan mendorong penguatan UMKM serta membuka peluang kolaborasi dalam perdagangan dan investasi antaralumni.

Di bidang budaya, IKA UNRI Jabodetabek berkomitmen untuk melestarikan dan mengembangkan seni budaya Melayu di kalangan alumni. Selain itu, isu lingkungan hidup turut menjadi perhatian utama, termasuk pengelolaan lahan gambut, mitigasi perubahan iklim, serta peningkatan kesadaran pelestarian lingkungan bagi generasi muda.

Dengan kepemimpinan baru ini, diharapkan IKA UNRI Jabodetabek semakin solid, adaptif, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi alumni, almamater, serta masyarakat luas.

Post a Comment

0 Comments